Sejarah Singkat Jagung
Tanaman jagung merupakan salah satu jenis tanama pangan biji-bijian dari keluarga rumput-rumputan. Berasal dari Amerika dan tersebar ke Asia dan Afrika melalui kegiatan bisnis orang-orang Eropa ke Amerika. Sekitar abad ke-16 orang Portugal menyebarluaskannya ke Asia termasuk Indonesiaorang belnda menamakannya mais dan orang inggris menamakannya corn.
Alat-alat Penanaman Jagung
1. Cangkul
2. tongkat
Syarat Penanaman Jagung
Meski tidak membutuhkan persyaratan khusus, tapi agar pertumbuhannya optimal bertanam jagunag harus memperhatikan hal-hal berikut:
A. Iklim
Tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik di daearh-daerah beriklim sedang hingga daerah-daerah indonesia. Tanaman jagung membutuhkan air dan suhu cukup tinggi.pada proses perkecambahan benih jagung memilki suhu kurang lebih 30 ˚C. Suhu antara 4-12 ˚C akan mengganggu perkecambahan dan dapat merusak embrio tanaman jagung. Pada keadaan tanah yang cukup lembab pada suhu udara di atas 21˚C, tanaman jagung akan muncul di atas permukaan tanah lebih cepat yaitu kurang lebih 4-5 hari setelah waktu tanam.
B. Tanah
Jagung tidak memerlukan persyaratan tanah yang khusus. Agar supaya dapat tumbuh optimal tanah harus gembur, subur dan kaya humus. Jenis tanaman yang dapat ditanam jagung antara lain: andosal (berasal dari gunung berapi), latosol, dan grumosol, tanah berpasir. Pada tanah-tanah dengan tekstur berat. Tanah dengan kemiringan kurang dari 8% dapat ditanami jagung, karena disana sangat kecilsedangkan daerah dengan tingkat kemiringan lebih dari 8% sebaiknya dilakukan pembentukanteras dahulu.
Cara-cara penanaman jagung
Pada jarak tanam 75 x 25 cm setiap lubang ditanam satu tanaman. Dapat juga digunakan jarak tanam 75 x 50 cm, setiap lubang ditanaman.
Tanaman ini tidak dapat tumbuh dengan baik pada saat air kurang atau saat air belebihan. Pada waktu musim penghujan atau waktu musim hujan hampir berakhir, benih jagung ini dapat ditanam tetapi air hendaknya tersedia selam pertumbuhan tanaman jagung. Pada saat penanaman sebaiknya tanah dalam keadaan lembabdan tidak tergenang . apabila tanah kering perlu diairi dahulu kecuali bila diduga 1-2 hari lagi hujan turun.
Waktu Panen
A. Ciri dan Umur Panen
Ciri jagung yang siap dipanen adalah:
a. Umur panaen adalah 86-96 hari setelah tanam
b. Jagung siap dipanen dengan tonkol atau kelobot mulai mengering yang ditandai dengan adanya lapisan hitam pada biji bagian lembaga
c. Biji kering, keras dan mengkilap, apabila ditekan tidak membekas.
B. Cara panen
Cara panen jagung yang matan fisiologi adalah dengan cara memutar tongkol berikut kelobotnya, atau dapat dilakukan dengan mematahkan tangkai buah jagung. Pada lahan luas dan rata sangat cocok bila menggunakan alat mesin pemetikan.
C. Periode Panen
Pemetikan jagung pada waktu yang kurang tepat , kurang masak dapat menyebabkan penurunan kualitas butir jagung menjadi keriput bahakan setelah pengeringan akan pecah, terutama bila dipipil dengan alat. Jagung untuk keperluan sayur dapat dipetik 15 sampai dengan 21 hari setelah tanaman berbuga. Pemetikan jagung rebus tidak harus menunggu sampai biji masak tetapi dapat dilakukan lebih kurang 4 minggu setelah tanaman berbunga atau dapat mengambil waktu panen antara umur panen jagung sayur dan umur panen jagung masak mati.
Manfaat Tanaman Jagung
A. Sebagai Bahan Makan
Jagung seabagai makanan pokok, pakan Ternak, dan Industri Pemanfaatan tanaman jagung sebagai bahan pangan, pakan ternak, dan industri;
a. Batang daun muda: pakan ternak
b. Batang dan daun tua (setelah panen): pupuk hijau atau kompas
c. Batang dan daun kering : kayu bakar.
d. Batang Jagung: lanjaran (turus)
e. Batang jagung: pulp (bahan kertas)
f. Buah jagung muga (putren, Jw): sayran, bergedel, bakwan, sambal goreng.
B. Sebagai Obat dan Menjaga Kesehatan
Ternyata dalamperkembangannya tanaman jagun dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk menjaga kesehatan tubuh dan menyembuhkanberbagai macam penyakit.
Beberapa manfaat jagung yang berkaitan dengan kesehatan adalah sebagai berikut;
a. Melancarkan air seni.
b. Mencegah hipertensi ata darah tinggi.
c. Mengobati penyakit diabetes (penyakit gula)
d. Melancarkan asi
e. Mengobati bekas luka cacar air
f. Obat diare
C. Kandungan Gizi Jagung
Biji jagung kaya akan karbohidrat. Sebagian besar berada pada endospermium. Kandungan karbohidrat dapat mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji. Karbohidrat dalam bentuk pati umumnya berupa campuran amilosa dan amilopektin.
Pada jagung ketan, sebagaian besar atau seluruh patinya merupakan amilopektin, perbedaan ini tidak banyak berprngaruh pada kandungan gizi, tetapi lebih berarti dalam pengolahan sebagai bahan panganmanis tidak mampu memproduksi pati sehingga bijinya terasa manis ketika masih muda